9 Orang Diamankan, Pemilik Pabrik Miras di Mojokerto Mantan Polisi

by -
Sembilan orang yang diketahui karyawan pabrik Miras, saat diamankan petugas berwajib.

MOJOKERTO, urgensi.com – Satuan Resese Kriminal (Satreskrim) Polres Mojokerto, terus melakukan pengembangan, usai penggerebekan rumah yang diduga sebagai tempat produksi minuman keras (Miras) oplosan, yang berada di Dusun Ngembul, Desa Punggul, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto.

Saat ini, polisi tengah memburu pemilik pabrik Mras atas nama Heru Santoso, warga asal Desa Watungkenongo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Ia diduga mantan anggota polisi yang pernah bertugas di Surabaya.

“Kami hanya mendapati sembilan orang karyawannya, kita masih memburu pemiliknya,” kata AKP M Solikhin Fery, Kasatreskrim Polres Mojokerto, Minggu (30/9/2018).

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan dari sejumlah saksi termasuk istrinya, menyatakan jika pemilik pabrik miras tersebut mantan anggota polisi.

“Intinya dia mantan polisi, belum tahu disersi atau tidak. Kata istrinya dia sudah mengundurkan diri,” terangnya.

Dikatakannya, Heru diduga kabur sesaat sebelum penggrebekan berlangsung, diduga dia sudah mengendus adanya rencana warga dan aparat akan melakukan penggrebekan. “Dia pelaku utamanya, sekarang masih dalam pengejaran,” katanya.

Sebelumnya, Satreskrim Polres Mojokerto menggerebek rumah yang diduga menjadi tempat produksi minuman keras (Miras) di Desa Punggul, Kecamatan Dlanggu, Mojokerto, Jumat (28/9/2018).

Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan sembilan orang yang diketahui karyawannya, dan 20 unit kompor yang diduga digunakan penyulingan miras miras diamankan polisi. Selain itu, di lokasi penggerebekan, terdapat puluhan drum yang berisi bahan baku. Juga ada miras jenis arak yang dikemas di kardus. (nas/urg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *