Aksinya Merajalela di Sejumlah Daerah, Pencuri Spesialis Scaffolding Diciduk Polisi

by
Dua tersangka pencurian spesialis Scaffolding saat diamankan di Polsek Gedangan, Sidoarjo.

SIDOARJO, urgensi.com – Dua pelaku pencurian spesialis scaffolding, diringkus Unit Reskrim Polsek Gedangan, Sidoarjo. Keduanya tertangkap setelah mencuri 37 set scaffolding yang nilainya sekitar Rp 27 juta. Barang-barang itu, dicuri dari Hotel Safia di Jalan Raya Juanda, Desa Semambung, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo.

Kedua tersangka, yakni Tugiman Bidiyanto (44) warga Jalan Anusanata RT 04 RW 07 Desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan, dan Agus Sudarmanti (30) Jalan Nala RT 03 RW 06 Desa Sawotratap Kecamatan Gedangan.

Kanit Reskrim Polsek Gedangan, Ipda Supratman, keduanya diamankan petugas di rumahnya masing-masing, tanpa perlawanan. Ini setelah polisi menindaklanjuti laporan dari pihak managemen Hotel Sofia.

Menurutnya, pencurian itu terjadi pada 8 Oktober lalu. Sekitar pukul 01.00 WIB, kedua pelaku datang ke hotel yang sedang dalam proses pembangunan, dengan membawa mobil pick-up. Nah saati itulah, 37 set scaffolding diambil dan diangkut menggunakan pick-up, seolah-olah miliknya sendiri. Aksi pencurian itu diketahui pagi harinya.

“Setelah kami lakukan penyelidikan, kami berhasil mengungkap 2 pelaku,” katanya, Rabu (17/10/2018).

Ipda Supratman mengatakan, dari penangkapan kedua pelaku, petugas menyita barang bukti berupa sebuah mobil jenis Daihatsu Nopol L 8030 BF yang dibuat untuk mengangkut dan uang tunai Rp. 3.000.000 serta sebuah ponsel merk Samsung.

“Kedua pelaku berhasil ditangkap dirumahnya masing-masing tanpa perlawanan,” tegas Supratman.

Dijelaskan Supratman, dari hasil penyidikan terungkap, selain melakukan pencurian Scaffolding di Hotel Sofia, kedua pelaku sudah beraksi di 12 lokasi berbeda, termasuk di sejumlah wilayah di Jawa Timur.

Diantaranya, mereka pernah menggasak 3 set scaffolding di Kebonanom, Gedangan. Kemudian 2 secara scaffolding di pergudangan Jalan Lingkar Timur; dan 6 set scaffolding juga di wilayah jalan Lingkar Timur Sidoarjo.

Selain itu, juga pernah mencuri 9 set scaffolding di sekolahan yang ada di Tanggulangin, 25 set di Kletek, Taman, serta 4 set di Perumahan Pepelegi, Taman, Sidoarjo.

Kemudian, terungkap pula pernah mencuri 10 set scaffolding di Tambaksawah, Waru, 10 set di Mojokerto, 5 set di Alun-alun Jombang, 7 set di jembatan bawah Tol Gempol, dan 5 set scaffolding di Rungkut, Surabaya.

“Pelaku merupakan pelaku pencurian spesialis Scaffolding. Dan lokasi proyek yang sedang berjalan, menjadi sasaran keduanya dalam beraksi,” ungkap Ipda Supratman. (tri/intan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *