Alasan Inspiratif Nur Kalim, Guru Bergaji Rp 450 Ribu yang Memaafkan Muridnya

by -
Nur Kalim, guru honorer SMP PGRI Wringinanom Gresik, saat menerima permintaan maaf AA, siswa yang melakukan persekusi terhadap dirinya, dan videonya menjadi viral.

GRESIK, urgensi.com – Nur Kalim (30), guru SMP PGRI Wringinanom, Kabupaten Gresik, yang mendapatkan perlakuan tak sopan dari siswanya dan videonya viral di Medsos ini mengaku, sudah memberikan maaf sepenuhnya kepada muridnya berinisial AA (15) itu.

Nur Kalim yang berstatus sebagai seorang guru honorer ini, hanya bergaji Rp 450 ribu. Meski begitu, kejadian ini, menurutnya, merupakan risiko dari pekerjaannya.

Dikatakannya, sempat terlintas rasa marah kepada sang murid, namun Nur Kalim berhasil mengendalikannya. Ia mengaku bahwa tujuannya mengajar hanyalah untuk mewujudkan generasi emas Indonesia semata.

“Sebenarnya saat itu mau pukul saja, baik pikiran, hati, ingin balas. Tapi saya belajar, (kalau) pukul masuk pelanggaran HAM. Makanya, saya coba tahan amarah, bahwa tujuan saya mengajar adalah mewujudkan cita-cita bangsa ingin mewujudkan generasi emas Indonesia, untuk bisa bersaing di Asia Tenggara,” terang Nur Kalim, saat mediasi di kantor Polsek Wringinanom, pada Minggu (10/2/2019).

Nur Khalim juga mengaku merasa kasihan terhadap AA dan murid lain yang sebentar lagi akan melangsungkan Ujian Nasional (UNAS). “Saya ingin membuat pintar anak-anak didik saya karena sebentar lagi ujian nasional,” ungkap Nur Kalim.

Dari kejadian ini, Nur Kalim juga memberikan beberapa pesan kepada guru-guru lain, saat harus menghadapi peristiwa serupa dari sang murid. Ia meminta kepada para guru untuk lebih profesional dengan tidak membalas kekerasan dengan kekerasan. Sebaliknya, setiap guru memberikan pendekatan dan komunikasi dengan orangtua sebelum menindak siswa, seperti AA.

“Jadi kepada semua guru, jika menemui kejadian seperti ini, lebih baik ditangani dengan halus dulu. Coba dengan pendekatan dan komunikasi dengan orangtua dan kalau orang tua tidak ada respons, maka baru dilarikan kepada pihak berwajib. Jangan patah semangat, semua pasti ada hikmahnya,” pungkas Nur Kalim. (wk/irw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *