Berlagak Jagoan dan Peras Pasangan Muda-mudi di KIG, Dua Pemuda Diringkus Polisi

by -
Dua tersangka saat diamankan petugas di Polsek Kebomas, Gresik.

GRESIK, urgensi.com – Berlagak jagoan dengan menggertak korbannya jika mereka menjadi penguasa di area Kawasan Industri Gresik (KIG), dua pemuda ini ujung-ujungnya memeras pasangan muda-mudi, yang sedang asyik menghabiskan waktu di lokasi yang berada di Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Alhasil, keduanya diringkus petugas dari Polsek Kebomas, setelah polisi menerima laporan dari korban. Kedua pelaku yakni berinisial JW (23) seorang pengamen warga Jalan Jaksa Agung Suprapto Kelurahan Sidokumpul, Gresik, dan MAF (18) alamat Jalan Veteran Kelurahan Singosari Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik.

Kapolsek Kebomas, Kompol Rony Edi Yusuf, melalui Kanit Reskrimnya Ipda Dawud mengatakan, aksi pemerasan yang dilakukan dua tersangka tersebut pada Sabtu (13/10/2018) sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu, di lokasi area KIG, ada dua pasangan muda-mudi.

“Kemudian datang dua pelaku berinisial JW (23) dan MAF (18). Mereka mengaku sebagai penguasa wilayah. Keduanya lantas meminta HP korban. Jika tidak mau HP-nya diambil. korban harus membayar Rp 200 ribu,” terang Ipda Dawud.

Karena takut dan tidak punya uang, korban bernama M Arif Santoso (13) warga Jalan Pahlawan Kelurahan Tlogobendung, Kecamatan/Kabupaten Gresik ini, pulang mengambil uang. Sementara teman korban bernama Inasyah Anta W (13) Jalan Veteran Kelurahan Singosari, Kecamatan Kebomas, Gresik, ditinggal di lokasi.

Namun, begitu Arif kembali ke tempat semula, teman beserta dua tersangka, sudah tidak ada. Alhasil, korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kebomas Polres Gresik. Mendapat laporan tersebut, polisi pun melakukan penyelidikan.

Hasilnya, pada Selasa (6/9/18) sekitar pukul 22.00 WIB, dua tersangka tersebut berhasil ditangkap di Jalan Notoprayitno, Gresik.

Dari tangan tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 buah Handphone merk Samaung Galaxy Grand 2 warna putih, beserta dusbook-nya.

“Kedua tersangka kita tahan guna pemeriksaan lebih lanjut. Tersangka dijerat Pasal 368 tentang Pemerasan, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” pungkas Ipda Dawud. (irw/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *