Bermula Gerebek Pesta Miras, Polisi Ciduk 1 Pengedar Pil Doubel L di Ponorogo

by -
Tersangka pengedar pil doubel L, saat diamankan di Polsek Sambit, Ponorogo.

PONOROGO, urgensi.com – Andika Yudo Purwanto (24) pemuda asal Dukuh Jatisol Rt 02 Rw 04 Desa Jonggol, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, harus berurusan dengan pihak berwajib. Bukan tanpa sebab, dia diringkus polisi lantaran nekad jadi pengendar narkoba jenis pil dobel L.

Kapolsek Sambit, AKP Darmana mengatakan, penangkapan tersangka Andika, bermula dari diamankannya sejumlah pemuda yang sedang pesta minuman keras (Miras) jenis Arak Jowo di Jembatan Kepekan, Desa Bancangan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, pada Rabu (6/1/2019) malam, sekitar pukul 21.30 WIB.

“Saat ketiga pemuda tersebut kita geledah, kita menemukan 3 butir pil warna putih yang di permukaannya berdapat huruf LL dari pemuda bernama Toni Rudi P,” katanya, Jumat (8/2/2019).

Kepada polisi, Toni mendapatkan barang tersebut dari tersangka Andika. Mengantongi informasi itu, polisi bergegas menuju rumah Andika. Dirasa cukup waktu, polisi kemudian menggrebek rumah tersangka yang berada di Dukuh Jatisol Rt 02 Rw 04 Desa Jonggol, Kecamatan Jambon, pada Kamis (7/2/2019) dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB.

Selain mengamankan tersangka, dari penggrebekan itu petugas mengamankan barang bukti berupa, 2 buah plastik klip masing-masing berisi 60 butir pil warna putih berlogo LL atau sebanyak 120 butir, 1 buah plastik warna putih berisi pil warna putih ber logo LL sebanyak 27 butir, 2 buah plastik masing-masing berisi 3 butir pil warna putih berlogo LL atau sebanyak 6 butir.

Selain itu, juga turut diamankan uang tunai Rp 200 ribu hasil penjualan pil doubel L, 1 unit Handphone merk Oppo warna putih, yang di dalamnya ada percakapan via WhatsApp transaksi peredaran pil doubel L.

“Dari hasil pemeriksaan, tersangka melakukan bisnis barang terlarang tersebut sejak 2016 silam. Barang terlarang tersebut, kemudian dia jual lagi di wilayah Kecamatan Jabon dan Balong. Barang tersebut didapatnya dari seseorang bernama Simpong, yang kini alamatnya sudah kita kantongi,” papar Kapolsek.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 196 atau 197 UU RI No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. “Kita akan terus melakukan pengembangan guna membongkar jaringan yang berkaitan dengan tersangka,” pungkas AKP Darmana. (nas/urg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *