Bingung Memilih Susu ? Ini Jawabannya

by -

Jenis-jenis Susu yang Patut diketahui

Ada berbagai jenis susu di pasaran diantaranya, susu segar, susu pasteurisasi, susu UHT dan susu bubuk. Masing-masing produk atau merk memiliki kandungan dan manfaat yang berbeda satu sama lain. Lantas susu apa yang akan kita pilih ? jawabannya, tergantung kebutuhan dan kegunaan.

Berikut, kami sajikan jenis-jenis susu, agar kita tidak bingung memilih diantaranya,

Jenis susu berdasarkan proses

1) Susu segar
Susu whole milk atau susu murni atau asli, adalah susu yang belum diolah atau dicampur dengan apapun, termasuk bahan pengawet. Susu segar, kandungan lemaknya dan kolestornya, tertinggi diantara jenis susu lainnya. Begitu juga dengan nutrisinya, paling lengkap karena belum diproses dan dicampur dengan bahan lain.

Susu jenis ini, kurang baik dikonsumsi balita, karena dimungkinkan masih ada bakteri yang merugikan lantaran tidak atau belum diproses. Kekurangan lain, susu segar tidak bisa disimpan terlalu lama, karena belum diberi bahan pengawet. Oleh karenanya, jika membeli susu jenis ini, segera diminum.

2) Susu Pasteurisasi
Susu pasteurisasi, susu yang sudah melewati proses pasteurisasi (Pemanasan) yang tujuannya membunuh mikroorganisme yang membahayakan. Dibanding susu segar, susu jenis ini lebih tahan lama, karena dipanasi. Meski melalui proses pemanasan, kandungan gizinya tetap terjaga, bahkan aroma, rasa dan tekstur masih seperti susu segar.

Susu jenis ini tidak baik disimpan, meski di lemari pendingin. Dianjurkan, setelah dibuka kemasannya, langsung diminum atau sekali minum langsung dihabiskan. Susu pasteurisasi aman dikonsumsi anak usia siatas 5 tahun, asal kondisi kesehatan sang anak fit. Untuk balita, sebaiknya dikonsultasikan dulu dengan dokter.

3) Susu UHT
Susu UHT (Ultra High Temperature) adalah susu yang diproses dengan suhu antara 135 hingga 150 derajat celcius. Tujuannya, membunuh mikroorganisme yang membahayakan. Karenanya lebih aman untuk dikonsumsi dan tahan lama. Jika kemasannya sudah dibuka, kekuatannya paling lama 4 hari, meski disimpan dilemari Es. Setelahnya, tidak baik dikonsumsi.

Dari segi rasa, tekstur, aroma dan gizi susu UHT tidak terlalu berbeda dengan susu segar maupun susu pasteurisasi. Susu jeni ini aman dikonsumsi anak usia diatas 5 tahun selama kesehatannya tidak terganggu. Untuk anak dibawah usia lima tahun, jika hendak diberi minum susu ini, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter.

4) Susu Bubuk
Susu bubuk, adalah susu cair yang diproses hingga mengering menjadi bubuk.Susu jenis ini tahan lebih lama dibanding susu yang kami sebutkan diatas, karena kering. Susu bubuk dibuat dari berbagai jenis susu diantaranya, susu full cream, susu low fat dan susu nonfat. Mengenai tata cara penggunaan dan menyimpan, bisa dibaca dikemasannya.

Jenis Susu Berdasarkan Kandungannya:

1. Susu Full Cream
Meski diproses, namun Susu full cream kadar lemaknya tidak dikurangi atau tetap sehingga kandungan lemaknya hamper seperti susu segar. Susu full cream rasanya gurih dan teksturnya creamy. Susu ini cocok sebagai bahan tambahan berbagai menu makanan dan minuman buatan. Susu full cream ada yang berbentuk bubuk ada juga yang cair.

2. Susu Low Fat
Sesuai namanya, susu low fatlemaknya dikurangi 1 hingga 2 persen. Susu jenis ini cocok dikonsumsi orang dewasa, terutama bagi mereka yang tidak ingin mengkonsumsi lemak yang berlebihan. Susu low fat ini tersedia dalam bentuk bubuk dan cair.

3. Susu skim
Susu skim, kandungan lemaknya paling rendah, bahkan tidak ada lemak sama sekali. Lebih encer dibanding jenis susu cair lainnya dan baik dikonsumsi orang dewasa yang sedang diet .

Demikian, semoga tulisan ini bermanfaat

Penulis : Agus Purwoko (gusmo)
Sumber : sahabatnestle.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *