Diberi Rp 2 Ribu, Pengamen Malah Pukulkan Gitarnya ke Korban Hingga Luka

by
Tersangka saat diamankan di Polres Mojokerto Kota.

MOJOKERTO, urgensi.com – OPP (18) warga dusun Sidokalang, Desa Penompo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, ditangkap petugas Resmob Polres Mojokerto Kota. Ini setelah dirinya dilaporkan menjadi tersangka pengeroyokan. Sementara temannya bernisial P, masih dalam pengejaran polisi.

“Dari laporan korban, kita akhirnya berhasil menangkap satu pelaku. Dan satu diantaranya masih buron,” kata AKP Suhariyono, Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota.

Menurutnya, kejadian tersebut berawal, saat itu, korban bernama Mohammad Alfandi (23), yang tinggal di Desa Sumengko, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, sedang duduk santai bersama rekannya, di depan TMP Jalan Pahlawan Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.

Kemudian, datang kedua pelaku untuk mengamen. Korban pun memberinya uang sebesar Rp 2 ribu. Bukannya terima kasih, OPP bersama temannya itu malah menolak menerima uang tersebut. Mereka malah malak korban agar diberi Rp 10 ribu. Alasannya, untuk tambahan minum-minum. Namun, permintaan pelaku ditolak korban.

Tak terima karena permintaannya ditolak, pelaku lalu memukulkan gitar kecil yang dibawanya ke arah korban, hingga korban mengalami luka bengkak pada dahi serta bibir.

Tak terima atas kejadian yang menimpanya, korban akhirnya melaporkannya ke Polres Mojokerto Kota.

“Barang bukti yang diamankan berupa 1 buah gitar kecil warna coklat dan hasil Visum et Repertum,” ujar AKP Suhariyono. (mob/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *