Diringkus Polisi, Pelaku yang Tega Mengubur Bayinya Hidup-hidup, Berstatus Pelajar

by -
Tersangka RM saat menjalani pemeriksaan petugas di ruang Unit Reskrim Polsek Sedati, Sidoarjo. (FOTO: IRW)

SIDOARJO, urgensi.com – Tak butuh waktu lama, Tim Unit Reskrim Polsek Sedati, Sidoarjo, berhasil membekuk RM (18), remaja asal Desa Kwangsang, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, yang tega mengubur bayinya hidup-hidup hingga tewas, di area makam Dusun Wagir, Desa Kwangsan, Kecamatan Sedati, Selasa (1/1/2019) malam.

Kapolsek Sedati AKP I Gusti Made Merta mengatakan, begitu laporan dari masyarakat masuk, anggotanya langsung bergerak dan berhasil mengamankan pelaku.

“Setelah mendapat laporan masyarakat, kami lakukan lidik dan pelaku berhasil diamankan,” ungkap I Gusti Made Merta Rabu (2/1/2019).

Menurut Kapolsek, pelaku merupakan ayah dari bayi yang dikubur hidup-hidup hingga meninggal dunia di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Wagir. Pelaku saat ini masih berstatus pelajar. Bayi malang tersebut merupakan buah dari hubungan terlarang yang dilakukan dengan ML (18), asal Desa Pepe, Kecamatan Sedati.

“Karena masih berstatus pelajar, pelaku merasa kebingungan saat bayinya lahir, maka dikuburlah hidup-hidup bayi yang tidak berdosa itu. Kami masih mendalami kasus ini,” katanya.

Perbuatan biadab yang dilakukan pelaku, diketahui oleh warga yang memergoki gerak-gerik RM di area makam Dusun Wagir. Curiga dengan RM yang mengendap-endap, warga pun melapor ke Polsek Sedati.

Informasi yang berhasil dihimpun, sekitar pukul 08.00 WIB, ML yang juga masih pelajar, melahirkan bayi perempuan di kamar tidur rumah temannya bernama AG. Saat kekasihnya melahirkan, pelaku juga berada di kamar tersebut. Saat itu bayi dalam keadaan sehat.

Selanjutnya, pada pukul 18.00 WIB, pelaku dan korban kebingungan. Maklum saja, keduanya masih pelajar. Hingga kemudian, RM bergegas ke makam Dusun Wagir dan mengubur bayinya.

“Saat menguruk lubang, bayi sempat menangis, ada warga yang melihat dan mendengar. Karena mencurigakan, kejadian itu dilaporkan oleh warga Polsek Sedati,” kata sumber di kepolisian, Rabu (2/1/2019).

Dari tangan pasangan kekasih itu, polisi mengamankan bayi perempuan dalam kondisi meninggal, sebuah sarung, kain kafan, sebuah cetok dan tas kresek hitam.

“Jenazah bayi sudah dibawa ke kamar jenazah RSUD Sidoarjo, sekitar pukul 23.30 WIB,” kata sumber tersebut. (irw/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *