Disopiri Pelajar dan Ngebut, Minibus Cium Pantat Truk di Tol Sumo, 2 Meninggal

by -
Kondisi minibus yang rusak parah, akibat menabrak truk pengangkut BBM di Tol Sumo KM 719.400.

GRESIK, urgensi.com – Kecelakaan antara minibus jenis Toyota Avanza kontra truk pengangkut bahan bakar minyak (BBM) terjadi di Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), KM 719.400, masuk wilayah Desa Kepuhklagen, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik.

Akibatnya, dua dari empat penumpang mobil Avanza bernopol BE 2962 TE ini, meninggal dunia di lokasi kejadian. Kedua korban tewas tersebut yakni M Fadil Akbar (15) pelajar asal Jalan Nusantara Bandar Lampung, dan Rafli Ade Pratama (15), asal Perum Bukit Kencana Bandar Lampung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi, saat itu, mobil Toyota Avanza nopol BE 2962 TE melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur ke arah barat. Saat di lokasi kejadian, tiba-tiba ada truk pengangkut BBM bernopol E 9238 YB yang dikemudikan Bayu Trianto (45), asal Jalan Tanjungmanis V/3 Manisrejo, Taman, Madiun, yang berjalan searah.

Karena tidak memperhatikan arah, benturan keras pun terjadi. Mobil yang dikemudikan M Arifansyah ini menabrak bagian belakang truk. Selain mengakibatkan dua penumpang meninggal dunia, kecelakaan ini juga membuat Tegar Adi Saputra (15) pelajar asal Jalan Gatot Subroto Gang Masjid Gurutang Bandar Lampung, mengalami luka berat. Sedangkan Faisal Abyan Rahim (15) asal Jalan Nusantara Bandar Lampung mengalami luka ringan.

Kanit Laka Satlantas Polres Gresik, Ipda Yossy Prasetya menyayangkan, kecelakaan ini melibatkan anak dibawah umur. Pasalnya, pengemudinya masih pelajar, padahal syarat memiliki SIM A adalah pengemudi minimal berusia 21 tahun.

“Korban meninggal dunia sudah kita evakuasi. Sementara yang mengalami luka-luka dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” katanya, Kamis (20/12/2018).

Sementara mobil Avanza yang menabrak truk pengangkut BBM tersebut, mengalami kerusakan parah pada bagian depannya.

“Diduga, mobil dikemudikan dengan kecepatan tinggi, Mengingat Jalan Tol Sumo kondisinya lurus. Sementara kerugian diperkirakan mencapai Rp 20 Juta,” pungkas Ipda Yossy Prasetya. (bej/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *