Ditangkap Sebab Sabu-sabu, Pemuda asal Jombang Menikah di Polresta Kediri

by -
Tersangka kasus narkoba jenis sabu-sabu asal Jombang, saat melangsungkan akad nikah di Masjid Polresta Kediri.

KEDIRI, urgensi.com – Isak tangis haru tak bisa terbendung, kala Mochamad Husain Rofiudin (23), warga Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, melangsungkan pernikahannya dengan perempuan pujaan hatinya, yakni Ayuk Malinda (21), warga Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben, Jombang, Sabtu (22/6/2019).

Betapa tidak, pernikahan untuk mengarungi bahtera rumah tangga bersama Ayuk itu, tak sesuai seperti yang sudah lama direncanakannya. Di tanggal yang sudah ditetapkan, dirinya malah mengikat janji suci sebagai akad nikah di hadapan penghulu, di Masjid Polresta Kediri.

Ini terjadi, lantaran dirinya keburu diringkus polisi, lantaran kasus narkoba yang menjeratnya. Meski begitu, dirinya mengaku ikhlas dengan proses sakral yang dijalaninya itu. Ia pun memberikan mas kawin seperangkat alat shalat, serta uang tunai sebesar Rp100 ribu.

“Sejak lama kami berencana menikah hari ini, dan tidak mengira menikah di Polresta Kediri. Ini musibah dan ujian yang saya hadapi,” ujarnya sembari menitikkan air mata.

Rofiudin, ditangkap anggota unit Reskrim Polsek Kediri Kota, sebab kasus penyalahgunaan Narkotika jenis sabu-sabu pada 25 April 2019 lalu, dan kini ditahan di Polresta Kediri.

Sementara Ayuk, mengaku senang bisa melangsungkan pernikahan yang sudah direncanakan ini. Ia berharap, keluarganya akan langgeng dan selalu harmonis dan tidak lagi terjadi musibah ini.

“Ada perasaan sedih sekaligus bahagia. Sedihnya karena menikah di kantor polisi. Senangnya, hubungan yang telah terjalin selama tiga tahun ini akhirnya halal dan resmi menikah,” ungkapnya.

Sementara Kasat Tahanan dan Barangbukti (Tahti) Polres Kediri, Ipda Dodik Margo mengatakan, pihaknya mendapatkan permohonan dari Rofiudin untuk melaksanakan prosesi akad nikah di Polres Kediri Kota.

“Setelah kami laporkan, Kapolres memberi izin kepadanya untuk menikah. Kami selaku pelayan masyarakat memberi kesempatan. Dan akhirnya, kegiatan berlangsung lancar,” ungkapnya.

Ipda Dodik Margo berharap, dalam pernikahan ini ada hikmahnya bagi mempelai berdua. “Dengan suasana seperti ini, kami berpesan kepada mempelai pria jangan diulang lagi,” pungkasnya.

Sekedar informasi, tersangka Rofiudin dijerat Pasal Primer 114 Subs Pasal 112 ayat 1 Subs Pasal 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ia diamankan Satuan Reskoba Polsek Kota Kediri pada April 2019 karena terbukti memiliki narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 0,30 gram.

Setelah prosesi akad nikah rampung, kedua mempelai harus berpisah. Pengantin pria kembali masuk ruang tahanan untuk melanjutkan proses hukum yang menjeratnya. (*/urg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *