Ditemukan Tewas di Kamar Kosnya, Jasad Pria di Jombang Sudah Membusuk

by -
Jenazah korban saat diidentifikasi petugas di lokasi kejadian.

JOMBANG, urgensi.com – Nasib nahas dialami Syamsul Anwar Alwi atau Aan (40) warga asal Desa Plandi RT 24 RW 4, Kecamatan/Kabupaten Jombang. Dia ditemukan tewas di kamar kos-nya yang berlokasi di Jalan Halmahera Gang 6, Kelurahan Kaliwungu, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Senin (24/12/2018).

Bahkan, saat ditemukan, jasad korban sudah dalam kondisi kaku dan membusuk. Diduga, korban sudah meninggal lebih dari dua hari.

Kapolsek Jombang, AKP Suparno mengatakan, sebelum ditemukan tewas, sekitar pukul 06.00 WIB, Wahyudi Sudiro Husodo (32) pemilik kos, berniat memberi makanan kepada korban. Kondisi pintu tertutup dan terkunci, Wahyudi kemudian mengetuknya.

Hingga berulangkali mengetuk pintu kamar tersebut, tidak ada jawaban dari penghuni kos. Selain itu, dirinya sempat mencium bau cukup menyengat.

Curiga dengan kondisi tersebut, Wahyudi kemudian menghubungi keluarga korban yang tak jauh dari tempat kos miliknya. Tak lama kemudian, pintu akhirnya dibuka secara paksa. Nah, saat itulah, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

“Biasanya, saya sering memberi makanan kepada Aan. Tapi, berulangkali saya ketuk pintunya nggak ada jawaban. Ternyata sudah meninggal,” kata Wahyudi.

Dikatakan Wahyudi, meski rumah korban tidak jauh, namun korban yang diketahui berstatus duda dan memiliki anak serta kerabat ini, memilih tinggal sendiri di kos miliknya, sudah sekitar 1 tahun.

Polisi yang datang ke lokasi kejadian, langsung melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan pada tubuh korban. Selanjutnya, polisi memasang Police Line dan membawa jenazah korban ke RSUD Jombang.

Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan barang-barang berupa 2 unit Handphone, Obat-obatan, dan hasil lab milik korban. Selanjutnya, barang milik korban tersebut, diamankan polisi.

“Kita masih belum menyimpulkan penyebab pasti kematian korban. Namun, korban meninggal diduga mempunyai riwayat penyakit yang sudah lama. Korban juga sering melakukan kontrol penyakitnya,” kata AKP Suparno. (nas/urg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *