Gitar dari Masa ke Masa

by -

Asal-Usul Gitar dan Sejarahnya

Gitar adalah salah satu jenis alat musik yang dimainkan dengan cara dipetik. Lantas darimana asalnya ? Dari berbagai sumber disebutkan, dimungkinan Gitar ada sekitar 1500 tahun sebelum masehi. DIneger asalnya yakni, Persia alat musik petik ini dikenal dengan nama Citar atau Sehtar.

Alat musik Citar ini berkembang menjadi berbagai bentuk dan jenis serta model. Bahkan namanya juga berkembang, ada yang menyebut Tanbur. Ditahun 476M Tanvur dibawa bangsa Romawi ke Spanyol. Dinegeri Eropa tersebut, dikenal dengan nama Guitarra Morisca, alat musik petik yang menghasilkan nada, melodi, dan juga acord.

Tiga abad kemudian, di Spanyol muncul alat musik petik lainnya yang bernama Al Ud, dibawa bangsa Arab. Sejalan dengan perkembangan zaman, muncullah alat music yang disebut Vihuela. Alat music petik ini, hasil perpaduan antara alat musik bawaan bangsa Romawi dengan yang dibawa Bangsa Arab ke Spanyol.

Alat musik Vihuela inilah akhirnya yang berkembang, sedang alat musik sebelumnya ditinggalkan. Sebenarnya sejarah atau asal-usul gitar banyak versinya. Ada yang menyebut gitar ditemukan di Babilonia tahun 1900-1800 SM. Hingga tahun 1650, gitar mengalami evolusi baik bentuk, jenis dan sebutan atau namanya, Menurut orang spanyol, Gitar diklaim berasal dari negaranya.

Nama-nama gitar dari awal hingga sekarang

Tanbur
Al Farabi (872-950 M), penulis buku Kitab Al-Musiqi al Khabir menyebut, tanbur ditemukan di jazirah Persia kuno, dizjaman Akkadia sekitar 3.000 SM. Alat music (Instrumen) ini kemudian populer di dataran Mesopotamia. Kala itu leher tanbur, tempat bentangan senar panjangnya sekitar 70 Cm. Sedang bentuk badannya menyerupai buah pir.

Kithara
Alat musik petik dari Yunani kuno ini, dipakai upacara untuk menghormati Dewa Apollo. Alat music petik yang pemainnya disebut kitharistu tersebut dikenal dan berkembang dari 800-479 SM. Alat music ini terdiri dari kotak resonator yang terbuat dari kayu, disebut echeion. Dua lengan tempat senar disebut, pecheis. Batang yang berfungsi menyetem nada dipasang melintang, menggabungkan dua lengan disebut, kollopes.

Laud
Bangsa Moor, yang mendiami semenanjung Iberia membawa alat musik tanbur ke Spanyol, abad 12. Dinegara matador tersebut, tanbur berubah bentuk yang mirip dengan gitar saat ini. Bentuknya ditambah fret, sehingga bentuknya menjadi datar dan leher atau stang gitar diperpendek atau lebih pendek.

Vihuella
Pertengahan abad 15 hingga 16, pengguna vihuell banyak di Spanyol dan Portugis. Vihuella memiliki enam dawai yang dipasang ganda (Double) terbuat dari usus domba. Bentuknya mirip gitar modern, namun masih berbentuk angka delapan dan bodi belakang datar.

Gitar Klasik
Abad 19, gitar klasik muncul. Senarnya enam bernada E-A-D-G-B-E. Gitar ini menggunakan setelan bergerigi, menggantikan model pasak. Antonio Torres (1817-1892) mengrubah body menjadi lebih lebar. Alat musik petik ini berkembang di Eropa dan merambat ke Amerika. Christian F. Martin, pendatang Eropa memakai senar dari baja

Gitar Modern
Senar dari baja merusak body dan leher gitar. Suara senar baja lebih nyaring dari senar yang terbuat dari usus atau serat nilon. Sekira awal 1900-an, C.F. Martin mengembangkan penahan berbentuk X pada tabung resonansi gitar.

Gitar Elektrik
Di tahun 1948, Clarence Leonidas Fender (1909-1991) meluncurkan gitar elektrik, bernama Broadcaster yang mudah digunakan, mudah disetel dan minim feed back

Penulis : Agus Purwoko (gusmo)

Artikel atau tulisan ini diolah dari berbagai sumber dan https://historia.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *