Hadiri Launching Rumah Bersubsidi di Gresik, Mobil Kapolda Nyaris Terperosok

by

GRESIK, urgensi.com – Peletakan batu pertama pembangunan perumahan bersubsidi bagi Anggota Polri dan Aparatur Sipil (ASN) di Dusun Lingsir, Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, dilakukan langsung oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan, Rabu (17/10/2018).

Peletakan batu pertama ini menjadi tanda launching perumahan bersubsidi yang diberi nama Bhayangkara Promoter 98 Regency. Perumahan tersebut merupakan wujud implementasi program promoter Polri terhadap anggotanya.

Dalam kesempatan ini, Kapolda Jatim berpesan, agar Polres Gresik dan pengembang, melakukan pendataan secara rinci dan detail, terutama anggota Polri yang akan mendaftar permohonan rumah bersubsidi di program rumah murah ini.

“Khususnya bagi jajaran anggota Polri yang mau membeli rumah disini, supaya didata dengan jelas. Jangan sampai dengan adanya program rumah murah bersubsidi ini, malah dimanfaatkan oleh sejumlah oknum. Beli disini, setelah itu dijual lagi. Atau ada anggota yang masa pensiunya sudah dekat beli rumah disini, sampai tidak bisa membayar. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tegasnya saat memberi sambutan.

Kapolda juga mengapresiasi Polres dan Pemkab Gresik dengan terwujudnya perumahan bersubsidi bagi anggota Polri dan ASN.

“Biasanya, di Polres-polres lain, cuma bangun paling banyak 80 perumahan. Tapi di Gresik dengan lahan 15 hektare, rencanaya akan dibangun 300 perumahan murah bersubsidi,” imbuhnya.

Selain itu, Kapolda juga berpesan agar Evo Jaya, developer perumahan bersubsidi, agar mengedepankan kualitas pada bangunan perumahan, serta lingkungannya.

“Dengan tayangan profil perumahan yang diputar lewat video pendek tadi, mudah-mudahan nantinya bentuk fisik bangunan dan penghijauannya sama seperti video tadi. Jangan gambarnya saja yang bagus tapi nanti kenyataannya berbeda,” tambahnya.

Di penghujung kegiatan, ditandai pemberian cinderamata kepada Kapolda Jatim dan pelepasan burung merpati di depan podium.

Sayangnya, kehadiran Kapolda di acara ini, diwarnai insiden mobil Kapolda yang nyaris terperosok. Saat itu, mobil pribadi Kapolda hendak putar balik di depan tenda.

Nah, begitu roda kendaraan yang ditumpangi Kapolda menginjak penutup beton drainase perumahan, mendadak saja ambrol. Tapi, besi penahan di tengah beton cukup kecil dan ketebalan beton penutup drainase juga sangat tipis. (irw/urg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *