Hajar Kekasihnya Lalu Videonya Viral, Pemuda asal Gedangan Akhirnya Ditangkap

by -
Petugas saat merilis pelaku beserta barang buktinya di Mapolresta Sidoarjo.

SIDOARJO, urgensi.com – Pelaku penganiayaan terhadap seorang cewek yang videonya sempat viral di Media Sosial (Facebook), akhirnya berhasil diringkus petugas dari Satreskrim Polresta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (16/2/2019). Saat ini, pelaku masih dalam penanganan Unit PPA Polresta setempat.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Nugraha mengatakan, pelaku adalah Muhammad Nurman Tajudin (20) warga Desa Gemurung, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo. Pemuda berperawakan kurus ini tega melakukan aksi kekerasan terhadap kekasihnya, yakni Yunia Nadhia Anggraini (19) warga Desa Betro, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo.

Aksi kekerasan yang dilakukannya, sempat terekam kamera pengintai atau CCTV yang terpasang di counter handphone di desa Sedati. Dalam video pendek tersebut, sang pria tega memukul, menendang, bahkan menjambak rambut kekasihnya. Mereka sepasang kekasih yang sudah berpacaran selama 3 tahun.

Berdasarkan vlog yang beredar, lanjut Kapolres, pihak kepolisi kemudian menggali informasi, termasuk meminta keterangan kepada 5 saksi. Dari situ didapat, jika pelaku sudah kabur ke Jakarta.

“Dari informasi yang didapat, petugas langsung mengejarnya. Hingga pelaku berhasil ditangkap saat perjalanan pulang dari rumah kakaknya yang ada di Jakarta,” papar Kombes Zain.

Kapolres mengatakan, motif penganiayaan pelaku kepada kekasihnya ini, karena tersangka terbakar cemburu, setelah pelaku melihat percakapan di WhatsApp, kekasihnya itu sedang chating dengan pria lain.

“Sebenarnya, sepasang kekasih ini berencana akan menikah setelah lebaran mendatang. Karena melihat video yang viral tersebut, akhirnya pihak keluarga perempuan akan mempertimbangkan kembali, dan kemudian keluarga korban melaporkan aksi penganiayaan tersebut,” terang Zain.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebuah helm, pakaian yang dikenakan korban, sebuah camera CCTV milik counter handphone.

“Pelaku akan menjerat dengan Pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” pungkas Kombes Zain. (irw/urg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *