Hampir 7 Bulan Penangkapan BBM Solar Ilegal, Belum Satupun Ditetapkan Tersangka

by -
Kapolres Sumenep, AKBP Muslimin. (FOTO: TRIS)

SUMENEP, urgensi.com – Ada apa dengan Polres Sumenep, terkait kasus penangkapan BBM (bahan bakar minyak) jenis solar ilegal di pelabuhan tikus Gersik Putih, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Pasalnya, sudah hampir 7 bulan lebih kasus ini, belum ada satupun yang ditetapkan sebagai tersangka.

Penangkapan BBM jenis solar yang diduga ilegal di pelabuhan tikus Gersik Putih, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, terjadi pada Rabu (13/6/2018). Bahkan, pada tanggal 9 Agustus 2018, Polisi Resort Sumenep melalui Kasat Reskrim Tego, menegaskan ke awak media, pihaknya terus memproses kasus solar diduga ilegal tersebut.

Menurutnya, timnya telah mendapat hasil Laboratorium dari Polda Jatim, yang menyatakan barang tersebut murni solar, yang juga dapat dipastikan merupakan Subsidi Pemerintah.

Sedangkan Barang bukti (BB) yang berhasil diamankan dari kapal tersebut, ditemukan solar sekitar 15 ton atau setara 15.000 liter dan di truk sebanyak 40 drum, masing-masing drum berisi 200 liter. Atau sekitar 8.000 liter, atau setara dengan 8 ton.

Sementara Kapolres Sumenep, AKBP Muslimin, saat ditanya oleh awak media pada kegiatan rilis kemarin, terkait raibnya BB truk dan solar di halaman Polres Sumenep, pihaknya mengaku belum mengetahui terkait kasus BBM jenis solar diduga ilegal tersebut.

“Saya kan baru jadi Kapolres Sumenep. Coba nanti saya tanyakan ke Kasat Restkrim,” katanya, Senin (31/12/2018). (tris)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *