Inspirasi Menabung Muncul dari Media

by -
Ilustrasi

Oleh: Dinda Shofa Salsabilla
(Mahasiswi Semester 1 Jurusan Managemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Malang, asal Malang)

Menabung adalah menyisihkan sebagian uang atau harta kita untuk masa depan. Dalam konteks menabung, sebenarnya wajar dan benar ketika uang yang kita sisihkan tersebut kita simpan untuk kemudian hari. Namun, menabung seringkali tidak menjadi pilihan sebagian besar orang. Hal ini disebabkan karena kebutuhan dan keinginan manusia yang tanpa pernah puas dengan apa yang telah dimilikinya. Juga dibayangi gejolak harga yang tak menentu, membuat tekad untuk menabung kembang kempis.

Perlu diketahui, dengan menabung kita memperoleh manfaat yang bermacam-macam. Tak ada lagi yang namanya kekurangan pada masa tua berkat menabung sewaktu dini. Tak ada lagi yang namanya tidak mempunyai uang ketika penyakit menyerang dengan tiba-tiba. Namun, saat ini banyak orang yang selalu merasakan kekurangan. Padahal dirinya memiliki penghasilan yang cukup. Hal ini kembali lagi seperti yang dibahas sebelumnya, bahwa manusia memiliki sifat yang tak pernah puas dengan yang dimiliknya.

Hal tersebut bisa saja terjadi, karena cara mengatur keuangannya yang belum benar dan ditambah pula dengan kebiasaan tidak menabung. Kegiatan menabung memang sering dirasakan sulit untuk dilakukan oleh sebagian orang. Padahal jika kita mengetahui manfaat menabung, maka tidak ada alasan untuk tidak melakukannya.

Media massa, sangat berbengaruh dalam mengajak orang berkeinginan menabung. Contohnya televisi, menjadi alat penunjang iklan yang sangat baik bagi perusahaan perbankan, karena mereka dapat mempromosikan kegiatan menabung dengan aman di bank tersebut. Dengan begitu, pihak bank maupun pihak televisi memiliki keuntungan yang setara.

Di zaman sekarang juga sudah banyak acara TV seperti Reality Show yang menghadirkan orang-orang hebat, tentang bagaimana menabung dengan sukses. Mulai dari pedagang kecil sampai mahasiswa yang berhasil menggapai mimpi masing-masing dengan menabung. Jadi secara tidak langsung, mereka menginspirasi orang-orang yang melihatnya. Dari kisah orang-orang hebat seperti mereka, kita belajar tentang manfaat sekaligus pentingnya menabung. Tiada alasan untuk meratapi kondisi, apalagi keterbatasan ekonomi. Mereka sudah membuktikan, asalkan punya tujuan dan komitmen yang teguh, semua bisa dilakukan.

Kita yang hidup di zaman now, bahkan sudah dipermudah oleh berbagai layanan perbankan yang bisa membantu kita untuk menabung. Kita tidak perlu takut uang yang kita simpan menjadi rusak atau jamuran karena “termakan usia”, atau tak perlu takut uang hilang karena dicuri oleh maling. Karena bank merupakan salah satu media terpercaya oleh kalangan atas maupun kalangan menengah. Selain itu, bank juga bisa membantu perekonomian masyarakat seperti melayani peminjaman. Dan menabung juga bisa menjadi investasi jangka pendek maupun panjang.

Ketika segala sesuatunya sudah serba dipermudah, maka kembali lagi soal niat dan kesungguhan. Semangat menabung, memang sudah seharusnya terus dikembangkan bahkan sejak usia dini. Membiasakan diri untuk menabung adalah salah satu cara melatih mental generasi kita agar setia menikmati proses, fokus pada tujuan dan memiliki komitmen yang tinggi. Dengan demikian, kita akan memiliki generasi-generasi yang tangguh dan mandiri.
Pada saat kita melakukan program menabung, pasti ada kendala yaitu pembengkakan pengeluaran yang tidak berjalan sesuai rencana setiap bulannya. Ditambah lagi, ternyata tak hanya pengeluaran yang nilainya besar, pengeluaran kecil tetapi rutin juga bisa memakan banyak budget kita. Agar program menabung bisa berjalan lancar, kita bisa mulai menghemat dengan cara paling sederhana tanpa terasa. Seperti kurangi pengeluaran saat hangout, kurangi budget liburan, membawa makanan dan minuman dari rumah, biasakan berjalan kaki jika itu bisa dijangkau, gunakan fasilitas umum yang ada seperti wifi, dan masih banyak lagi contoh kecil yang bisa dilakukan.

Pada intinya, motif seseorang menabung adalah sebagai simpanan dana untuk berjaga-jaga jika terjadi sesuatu dan seseorang tersebut memang mempunyai penghasilan yang lebih. Dalam menabung, ada beberapa media yang bisa digunakan. Yang paling tua, tata cara dalam menabung dan turun-menurun dari nenek moyang adalah dengan menabung di sebuah benda yang bernama celengan. Namun seiring dengan perjalanan waktu dan perkembangan zaman, cara itu dianggap kurang efektif dan menguntungkan, karena kini sudah berkembang badan usaha yang bernama bank.

Kini dengan seiring perkembangan dunia perbankan, banyak produk dan program-program perbankan yang ditawarkan kepada orang-orang selain meluncurkan berbagai macam produk. Dan program jasa perbankan pun terus menumbuhkan rasa kepercayaan konsumen dengan berbagai cara. Hingga akhirnya saat ini relatif banyak orang yang merasa aman dan nyaman menyimpan uang di bank.

Selain aman, menabung di bank sangat efisien karena mudah diambil, baik itu dengan cara kita datang langsung ke bank atau dengan kartu ATM dengan segala kemudahannya, yakni cukup digesek di mesin yang banyak disediakan. Paling menguntungkan, kita bisa mendapatkan bunga (bonus) atau bagi hasil dari bank tersebut. Tergantung sistem yang dijalankannya, apakah umum atau berbasis syariah.

Namun, masih ada orang-orang yang belum memiliki rekening tabungan, disebabkan karena tinggal jauh dari tengah kota. Atau uang yang dimilikinya belum cukup untuk ditabung sebab penghasilan masih minin. Meski ada kendala yang dihadapi, jangan sampai kita tidak menabung, bagaimanapun caranya. Karena dengan menabung, hidup ini bisa kamu taklukkan. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *