Jembatan Brawijaya Kota Kediri Diuji Coba, Sebelum Dilaunching Awal Januari

by -
Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar (paling kiri) saat berada di Jembatan Brawijaya, Kota Kediri, setelah dibuka untuk ujicoba. (FOTO: CHY)

KEDIRI, urgensi.com – Jembatan Brawijaya akhirnya dibuka untuk umum dengan dilakukan uji coba, Senin (24/12/2018). Tepat pukul 13.00 WIB, Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar membuka jembatan untuk uji coba rekayasa lalu lintas.

Rekayasa lalu lintas dilakukan, agar jembatan yang menghubungkan bagian timur dan barat Kota Kediri tersebut optimal digunakan, serta untuk mengurai kemacetan lalu lintas. Pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri, akan terus memantau rekayasa lalu lintas Jembatan Brawijaya ini hingga dua atau tiga bulan kedepan.

Selain Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, tampak hadir dalam uji coba ini Kepala Dinas PUPR Kota Kediri Sunyata, Kepala Dishub Kota Kediri H Ferry Djatmiko, Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP A Risky F, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemkot Kediri M Mukhlis Isnaeni, Kabag Humas dan Protokol Pemkot Kediri Apip Permana.

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar mengatakan, uji coba jembatan dan rekayasa lalu lintas akan diawasi langsung oleh Dishub Kota Kediri sebagai bahan evaluasi.

“Sedangkan untuk launching rencana Januari awal dan uji coba nanti kita buka sampai peresmian,” ujar Mas Abu, sapaan akrab Wali Kota Kediri.

Mas Abu berharap, dengan adanya jembatan baru ini, lalu lintas di sini bisa lancar buat masyarakat yang menikmati liburan Natal dan Tahun Baru. Ia juga menghimbau, pada saat tahun baru, tidak ada kebut-kebutan. “Harus sopan santun, mematuhi aturan berlalu lintas,” katanya.

Sementara itu, Kadishub Kota Kediri, H Ferry Djatmiko mengatakan, dengan dibukanya jembatan Brawijaya ini digunakan untuk roda 2 dan roda 4, kecuali kendaraan berat. Sejak dibukanya Jembatan Brawijaya, volume kendaraan pada arus Jembatan Semampir dan Jembatan Bandar, mulai berkurang.

“Kedepan ini, kita bersama Kasat Lantas terus melakukan evaluasi untuk rekayasa ini. Karena ini belum bisa menjadi pedoman. Kalau perubahan pola membutuhkan jangka tiga bulan. Nanti sebelum peresmian, pola lalu lintas ini akan kita maksimalkan,” jelasnya.

Terpisah, Kabid Manajemen Lalu Lintas Dishub Kota Kediri, Bagus Hermawan menyampaikan, dengan uji coba Jembatan Brawijaya pada Senin (24/12) mulai pukul 13.00 WIB, dengan rekayasa lalu lintas untuk R2 dan kendaraan tidak bermotor dari arah Yos Sudarso (Klenthéng) lewat Jembatan Lama. Sedangkan, R4 dari arah Yos Sudarso (Klenthéng) ke arah barat lewat Jembatan Brawijaya.

“Sedangkan, untuk kendaraan R2 dan R4 serta kendaraan tidak bermotor dari Jalan Brawijaya (Simpang Empat Dhoho) yang menuju ke arah Barat langsung masuk Jembatan Brawijaya, mengikuti traffic light,” ungkapnya. (cahyo/urg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *