Kasus Dugaan Korupsi APBDes, Kades Sombron Nganjuk Dijebloskan Rutan

by -
Tersangka Hartono (Kades Sombron) saat digiring petugas Kejari Nganjuk menuju Rutan Kelas IIB Nganjuk.

NGANJUK, urgensi.com – Kepala Desa (Kades) Sombron, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Hartono, akhirnya remi meringkuk di sel Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Nganjuk, Kamis (27/12/2018).

Penahanan tersangka, setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk melakukan penyidikan atas kasus dugaan korupsi APBDes tahun 2013-2017, yang menjerat tersangka. Sebelumnya, Kejari Nganjuk menetapkan Kades Hartono sebagai Tersangka sejak 1 Nopember 2018 lalu.

Kepala Kejari Nganjuk. Ardiansyah melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Eko Baroto mengatakan, Kades Hartono diduga melakukan penyalahgunaan pengelolaan sejumlah anggaran fisik dan anggaran pemberdayaan, serta Siltap dan lainya, yang menggunakan dana APBDes anggaran tahun 2013-2018. Diantaranya adalah pembangunan proyek irigasi, proyek jembatan dan pengaspalan jalan.

“Pengerjaan proyek tersebut, tidak sesuai RAB (rencana anggaran belanja), kemudian SPJ-nya di mark-up,” katanya.

Menurutnya, tersangka baru ditahan karena sesuai dengan hasil alat bukti yang diperoleh pihak penyidik Kejari. “Karena sudah cukup alat bukti, maka tersangka kita lakukan penahanan,” kata Eko Baroto, di halaman Kantor Kejari Nganjuk.

Sementara untuk barang bukti, pihak Kejari Nganjuk mengamankan beberapa dokumen terkait dengan SPJ penggunaan APBDes. Selain itu, mobil siaga desa jenis Grand Livina Nopol AG 1245 VQ warna putih silver yang pembeliannya tidak sesuai prosedur yang ditetapkan.

“Jadi untuk kerugian negara yang sudah kami hitung. Jumlahnya kurang lebih Rp 300 Juta, selama kurun waktu tahun 2013-2017,” sambung Eko Baroto.

Atas perbuatannya itu, tersangka Hartono dijerat Pasal 2 ayat 1 juncto pasal 3 juncto Pasal 8 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi jucto Pasal 64 ayat 1 KUHP. “Ancamannya, hukuman 20 tahun,” lanjutnya Baroto.

Sementara itu, Penasehat Hukum tersangka Hartono, Bambang Sukoco mengatakan, pihaknya akan melakukan upaya penangguhan penahanan terhadap tersangka, dengan jaminan isteri dan penasehat hukumnya.

“Ya minggu depan-lah akan kita kirim surat permohonan penangguhan penahanan untuk tersangka Hartono,” ungkapnya. (pl/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *