Kuras Sumur Penampungan Air, Tiga Warga Tuban Malah Tewas

by -
Petugas BPBD Tuban, dibantu warga dan aparat, saat mengevakuasi jasad tiga warga yang tewas di dalam sumur penampungan air.

TUBAN, urgensi.com – Nasib nahas menimpa tiga warga Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban. Mereka tewas saat hendak menguras sumur penampungan air bersih di gudang milik PT Terang Jaya. Diduga, korban tewas akibat menghirup udara bercampur gas beracun.

Ketiga korban yang tinggalnya masih satu desa tersebut yakni Surono (29), Waspodo (61) dan Warsimo (50)

Kejadian itu berawal saat tiga warga ini dimintai bantuan oleh Lelly (45), pemilik gudang, untuk membersihkan kolam air bersih di dalam tanah yang berukuran 5 x 2,5 meter dengan kedalaman 3 meter.

Dengan menggunakan pompa diesel, mereka melakukan pembersihan. Yang masuk ke kolam adalah Surono. Sementara dua rekannya menunggu di atas. Mesin diesel yang berfungsi menyedot air kotor dipasang di bibir bak penampungan air.

Saat proses pengurasan sedang berlangsung, Surono tiba-tiba berteriak minta tolong karena kehabisan napas. Mendengar teriakan Surono, Waspodo dan Warsimo berniat menolong dengan masuk ke kolam penampungan. Namun nahas, mereka bertiga malah kehabisan nafas dan berunjung meninggal dunia.

“Awalnya itu dimintai tolong membersihkan kolam bak air bersih oleh pemiliknya. Namun malah keracunan. Mungkin karena pakai diesel di atas mulut kolam,” ujar Mariyah, salah seorang warga, Jumat (28/9/2018).

Polisi yang mendapat laporan warga, langsung menuju lokasi kejadian. Dan didapati ketiganya tewas masih di dalam bak air.

Untuk mengangkat jenazah para korban, polisi meminta bantuan tim SAR BPBD Tuban. Beberapa petugas BPBD dengan peralatan lengkap dibantu warga dan aparat, akhirnya berhasil mengangkat tiga jenazah tersebut.

Ketiga korban tewas kemudian dievakuasi ke rumah sakit Dr Koesma Tuban untuk divisum sebelum dikembalikan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Petugas polisi langsung memblokade lokasi sumur dengan garis polisi. Beberapa peralatan selang dan diesel juga diamankan.

“Untuk sementara kami pasang garis polisi dan korban sudah dievakuasi. Alat bukti juga sudah kita amankan,” ujar AKP Mujito, Kapolsek Kerek. (tik/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *