Libur Awal Tahun 2019, Ekowisata Tanjungan Mojokerto Dibanjiri Pengunjung

by -
Lokasi ekowisata Tanjungan, di Desa Tanjungan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. (FOTO: IRW)

MOJOKERTO, urgensi.com – Ekowisata atau wisata berwawasan lingkungan, rupanya menjadi salah satu pilihan lokasi untuk mengisi liburan tahun baru 2019. Seperti yang ada di Dusun/Desa Tanjungan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. Ekowisata bernama Tanjungan ini kebanjiran pengunjung, Selasa (1/1/2019).

Ekowisata Tanjungan, merupakan lokasi wisata yang dikembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tanjungan, dengan total area seluas 28,5 hektar. Di sana, pengunjung disuguhi bentangan waduk bernuansa alami seluas sekitar 14,3 hektar.

Panorama alam yang berada di kawasan ini yang masih natural, serta hutan lindung berupa tanaman jati, membuat suasana menjadi sejuk. Tak heran, jika pengunjung dibuat betah dan ingin berlama-lama menikmatinya.

Untuk bisa menikmati ekowisata Tanjungan ini, pengunjung tak perlu merogoh kocek lebih dalam. Cukup dengan uang Rp 5 ribu, pengunjung sudah bisa masuk dan menikmati semua wahana wisata yang ada di dalamnya. Kecuali jika ingin naik perahu motor. Pengunjung diharuskan membayar Rp 10 ribu.

Hari (45), pengelola area ekowisata Tanjungan, mengaku kewalahan dengan membludaknya pengunjung diawal tahun 2019 ini. Dia menaksir, membludaknya pengunjung pada liburan hari ini, berbeda jauh dengan hari libur biasanya, sekitar 200 persen.

“Biasanya tidak sebanyak ini. Meski hari libur pengunjungnya biasa-biasa saja. Kalau dihitung, kisaran 500 sampai 1.000 orang. Itu sudah banyak. Tapi memasuki awal tahun 2019 ini pengunjung naik signifikan, sekitar 200 persen lebih, ketimbang hari libur biasanya,” ujarnya

Dirinya mengaku, jika hari ini dirinya mendapat komplain dari pengunjung. Seperti fasilitas yang masih kuran memadai, terutama fasilitas toilet dan air bersih.

“Ini adalah masukan pada kita. Kedepan, kita akan mengantisipasinya. Kita akan bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Mojokerto untuk melengkapi sarana dan prasarana area wisata ini. Kita juga akan bangun toilet dan fasilitas-fasilitas penting bagi pengunjung sebanyak mungkin di dalam area,” paparnya kepada urgensi.com.

Menurutnya, ekowisata yang ada di desanya ini memang dalam tahap pengembangan, termasuk menambah beberapa wahana. Diantaranya pembangunan kolam renang.

“Wisata ini memang dalam tahap pengembangan, diantaranya pembangunan kolam renang. Nantinya, juga akan kita bangun waterboom, tempat outbond, sepeda air, jet sky, speed boat. Ya akan kita upayakan dengan biaya yang semurah mungkin,” imbuhnya.

Terlepas dari kurangnya fasilitas sarana dan prasarana bagi pengunjung, Tomo, salah satu warga Sumombito Kabupten Jombang mengaku cukup puas menghabiskan liburan tahun baru di Ekowisata Tanjungan. Dia mengaku, panorama alam yang masih alami dan belum terkontaminasi polusi pabrik.

“Kalau boleh kasih saran pada pengembang, tolong pertahankan keindahan alam yang natural ini. Juga karena karcisnya murah, kita sudah bisa menikmati spot selfie atau wefie. Permainan anak-anak juga gratis. Juga makanan di dalam area wisata pun murah. Ini yang bikin kita senang berwisata di sini,” pungkasnya. (irw/urg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *