Pertanyakan Pengisian Perangkat, Ratusan Kades Geruduk Pemkab Kediri

by -
Perwakilan anggota Paguyuban Kepala Desa (PKD) saat mendatangi kantor Pemkab Kediri, Kamis (6/12/2018). (FOTO: CHY)

KEDIRI, urgensi.com – Ratusan Kepala Desa (Kades) yang tergabung dalam Paguyuban Kepala Desa (PKD) Kabupaten Kediri, mendatangi kantor Pemkab Kediri, Kamis (7/12/2018) siang.

Mereka berharap bisa bertemu dan audensi dengan Bupati Haryanti Sutrisno, dengan agenda tuntutan segera diadakan pengisian perangkat serentak se-Kabupaten Kediri.

Namun sayang, para Kades gagal menemui Bupati Haryanti Sutrisno. Bahkan, para kades tersebut diusir keluar area gedung Pemkab Kediri, dan hanya meninggalkan beberapa perwakilan anggota PKD.

Beberapa perwakilan PKD, akhirnya ditemui oleh Kepala DPMPD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa) Kabupaten Kediri, Satirin, dan Kepala Bagian Hukum Pemkab Kediri, Sukadi.

Dalam pertemuan tersebut, pihak PKD ngotot memperjuangkan aspirasinya yakni untuk segera diadakan pengisian perangkat. Pasalnya, tahun ini banyak Kepala Desa yang menginjak purna tugas (habis masa jabatannya), serta banyaknya kekosongan perangkat desa di tingkat desa se-Kabupaten Kediri.

Dari hasil pertemuan Ketua PKD Kabupaten bersama Satirin dan Sukadi, disepakati oleh kedua pihak, hari ini DPMPD dan Perwakilan Kades Kamid mengambil Surat ke Kemendagri terkait dengan perekrutan perangkat desa.

Sementara itu, perwakilan Kades akan melaksanakan rapat terkait Pelaksanaan Perekrutan Perangkat Desa bertempat di kantor DPMPD, dengan perwakilan Kades satu Kecamatan satu Kades.

Kabag Hukum Sukadi berjanji dan sanggup membuat Dasar Hukum dalam waktu 1 minggu. Apabila surat dari Kemendagri terkait perekrutan perangkat desa sudah turun.

Satirin juga menyanggupi untuk menyusun regulasi perekrutan perangkat desa dalam waktu 1 minggu, apabila sudah ada dasar hukum yang sudah dibuat oleh Kabag Hukum.

Sedangkan Ketua PKD Kabupaten Kediri, Yohansyah, kepada wartawan mengatakan, hari ini teman-teman Kades mendatangi Pemkab Kediri untuk menanyakan langsung terkait pengisian perangkat desa.

“Pertemuan dengan dinas terkait, membawa angin segar. Dalam waktu yang tidak lama akan segera diadakan pengisian perangkat. Pihak Kabag Hukum serta DPMPD juga siap bekerja dalam satu minggu, apabila surat dari Kemendagri sudah ada,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yohansyah yang juga Kades Klampitan, Kecamatan Purwoasri ini menambahkan, ada salah satu pengurus PKD sudah berangkat ke Jakarta untuk mengambil surat dari Kemendagri tentang pengisian perangkat. (cahyo/urg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *