Ringkus Dua Pemuda Balongpanggang, Polisi Sita 2 Ribu Butir Pil Koplo

by -
Kedua tersangka beserta barang buktinya, saat dirilis petugas di Mapolsek Balongpanggang, Gresik.

GRESIK, urgensi.com – Kedapatan melakukan transasi narkoba jenis pil doubel L, dua pemuda asal Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, diringkus petugas dari Unit Reskrim Polsek setempat, Sabtu (22/12/2018) sekitar pukul 23.00 WIB.

Keduanya yakni FG (20) warga Desa Babatan, Kecamatan Balongpanggang. dan MY (18) warga Desa Tanahlandean, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik.

“Mereka diringkus petugas, saat melakukan transaksi jual beli pil double L di jalan Poros Dusun/Desa Pacuh, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik,” kata AKP Tulus SH, Kapolsek Balongpanggang, Senin (24/12)

Penangkapan dua pemuda tersebut, berawal dari informasi masyarakat yang mengetahui adanya peredaran narkoba jenis pil koplo. Dari laporan itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan.

Tak berselang lama, polisi mencurigai gerak-gerik dua pemuda di TKP.Tak ingin kabur begitu saja, petugas berpakaian preman langsung menggrebeknya.

“Awalnya, mereka mengelak dengan tuduhan petugas. Namun, mereka tidak berkutik saat petugas medapatkan barang bukti cukup besar,” lanjut Kapolsek.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa, 2.000 butir pil doubel L yang dibungkus plastik warna putih lalu dibungkus dengan plastik warna hitam. Selain itu, 1 buah Handphone merk Samsung J2 warna hitam, 1 unit sepeda motor Honda SupraX 125 warna merah hitam Nopol L 62xx WD beserta kunci dan STNK. Juga, uang tunai Rp 200 ribu, terdiri dari 4 lembar pecahan Rp 50 ribu-an.

“Saat ini, kedua tersangka kita tahan guna pemeriksaan lebih lanjut. Juga kepentingan membongkar jaringan yang berkaitan dengan kedua tersangka. Keduanya dijerat Pasal 197 sub Pasal 196 UU RI No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 1,5 Miliar,” pungkas AKP Tulus. (irw/urg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *