Sukseskan Swasembada Pangan Nasional, Babinsa Babbalan Lakukan Upsus

by -
Koptu Sumarno saat membantu membajak sawah menggunakan hand traktor di Dusun Toros, Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura. (FOTO: SU)

SUMENEP, urgensi.com – Bakti Babinsa (Bintara Pembinaan Desa) kepada masyarakat di tingkat pedesaan, tampaknya sangat dirasakan. Tak hanya soal keamanan, Babinsa juga melakukan pendampingan upaya (Upsus) bagi kelompok tani (Poktan). Ini dilakukan, agar lahan pertanian milik Poktan, bisa menuai hasil panen yang cepat sekaligus maksimal.

Seperti yang dilakukan Babinsa Babbalan, Koptu Sumarno, Anggota Koramil 0827/01 Kota. Pada Minggu (30/12/2018) pagi, Koptu Sumarno membantu membajak sawah dengan menggunakan hand traktor di lahan sawah milik Bapak Amir, yang berlokasi di Dusun Toros, Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Dengan cukup cekatan, ia menjalankan hand traktor dan menyusuri sawah yang tanahnya harus diolah dengan mesin traktor tersebut. Lumpur yang melumuri seragamnya dan di bawah terik matahari, tak membuat semangatnya goyah untuk membantu warga membajak sawah. Ini, katanya, untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.

Menurut Koptu Sumarno, pendampingan Upsus yang dilakukan ini, tak hanya pada membajak sawah. Namun, juga dari pembenihan bibit padi, penyiapan lahan tanam, perawatan padi, hingga masa panen.

“Tujuan Babinsa turun ke sawah adalah untuk pendampingan para Kelompok Tani di wilayah desa binaan untuk mensukseskan program pemerintah dalam ketahanan pangan nasional guna mencapai swasembada pangan,” tuturnya.

Terpisah, Komandan Koramil (Danramil) 0827/01 Kota, Kapten Inf Sarkun menegaskan, tujuan serta adanya Kelompok tani sejalan dengan adanya pendampingan pertanian yang dilakukan oleh para Babinsa.

Komitmen pendampingan kepada petani tersebut merupakan bukti nyata TNI AD benar-benar menjalankan tugasnya yakni mewujudkan swasembada pangan nasional. Perlu diketahui bersama, pembentukan kelompok tani (Poktan) sangat bermanfaat untuk meningkatkan kinerja dan kerjasama.

“Kelompok tani terbentuk atas dasar kesamaan kondisi lingkungan, kepentingan yang sama, satu tujuan yaitu untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha anggotanya,” papar Kapten Sarkun. (su/tr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *