Warga Desa Jagung Diresahkan Kabar Oknum Kasun Selingkuhi Seorang Warganya

by -
Ilustrasi

KEDIRI, urgensi.com – Kabar adanya oknum Kepala Dusun (Kasun) yang memiliki hubungan terlarang dengan salah satu warganya, jadi bahan kasak-kusuk warga Desa Jagung, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Kabar perselingkuhan ini, lantaran oknum Kasun berinisial HP dan perempuan yang diduga menjadi selingkuhannya, masing-masing masih memiliki pasangan sah, alias punya istri dan suami. Keduanya juga sudah punya memili anak dari pasangan masing-masing.

Dihimpun dari berbagai sumber, HP memiliki tiga anak yang sudah beranjak dewasa. Sementara WIL (wanita idaman lain) HP, yakni berinisial BR (38) sudah dikaruniai dua anak.

Masih menurut sumber, tersiar kabar jika keduanya sudah menjalin hubungan asmara sejak lama, sekitar dua tahun.

“Sudah bukan rahasia umum lagi, warga Desa Jagung semua sudah tahu terkait kasus asmara Kasun Cangkring dan BR ini mas,” kata seorang sumber.

Sumber mengatakan, jika suami BR jarang pulang lantaran menurutnya, ia bekerja di Surabaya. Sementara BR, bekerja di salah satu pabrik makanan di kawasan Minggiran Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri.

“Suaminya BR kerja di Surabaya, tidak tahu sekarang, jadi jarang pulang,” kata sumber.

Warga merasa resah dan prihatin dengan keadaan itu. Tapi mereka merasa sungkan pada Kades Jagung Surani, sebab HP masih saudara iparnya.

Bahkan, sumber lain mengatakan, jika Kades Jagung Surani sudah berulangkali mengingatkan kepada HP, namun yang bersangkutan tetap saja nekad menjalin hubungan asmara terlarang dengan wanita yang masih berstatus istri orang lain.

“Sudah banyak yang mengingatkan, bahkan pak Kades sudah menegur, tapi tetap saja,” ungkapnya.

Sayangnya, hingga berita ini diunggah, Kades Cangkring Surani belum berhasil dikonfirmasi. Meski wartawan urgensi.com sudah dua hari berada di Desa Jagung.

Ditemui di Balai Desa Jagung dan ditemui rumahnya, Kades Surani tidak berada di tempat. Berulangkali dihubungi melalui telpon selulernya, pada Rabu (13/2/2019) juga tidak diangkat. Meski Handphone-nya aktif dengan nada berdering.

Bahkan, saat dihubungi melalui pesan singkat aplikasi WhatsApp, tidak direspon meski pesan singkat tersebut terbaca, karena tanda centang dua berwarna biru.

“Pak lurah ke Kediri sejak pagi, tadi sudah ke kantor, terus ke Kediri. Sedangkan Pak Kasun Cangkring ke Kodim mewakili Gapoktan Desa Jagung, ada undangan ” kata seorang staf Desa Jagung, Rabu (13/2/2019). (chy/urg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *